Lansia Sehat:: Tidak Lansia, tidak juga Mudsia, Stress, Ejakulasi Dini

Didalam keluarga masing masing pihak, suami istri atau anak atau siapa saja yang ada termasuk lansia sebagai anggota keluarga harus memahami status masing masing. Suami statusnya apa, istri sebagai apa, anak anak sebagai apa, anggota keluarga lain yang ikutan juga harus paham statusnya sebagai apa. Suami maupun istri perlu bertekad untuk membentuk Keluarga Bahagia. Kalau pemahaman Keluarga Bahagia berdasarkan pendapat kebanyakan manusia, runyamlah rumah tangga itu. Tapi kalau masing masing taat pada aturan agama, artinya merujuk pada peraturan dari Allah dan Rosul SAW, Insya Allah amanlah keluarga itu. Apapun permasalahan atau cobaan yang datang ada jalan keluarnya. 
Tdak salah sich mengambil pendapat dari orang orang pandai sepanjang tidak bertentangan Allah 
dan RasulSAW, itu baik baik saja.Apabila status atau fungsi masing masing tidak berperanan sebagaima mestinya dimana istri dengan tidak sadar berfungsi sebagai suami, suami merasa tertekan, anak anak berperilaku semaunya sendiri, apa yang terjadi,.... stress. Sekuat kuatnya orang pasti ada lemahnya, suasana ini terbawalah "ketempat tidur", apa yang terjadi si suami tidak bisa berperanan sebagaimana biasanya, ....huuuhhhh anda ingin tahu suasana ini, kata orang kayak "neraka", tanya saja pada yang sudah mengalami.Tidak itu keluarga Mudsia apalagi keluarga Lansia, yang ada stress dan stress, ejakulasi dini, berantakanlah malam yang harusnya indah itu.
Nah sekarang , kalau itu terjadi pada anda, jangan risau, mungkin petunjuk dibawah bisa 
mengatasi keadaan anda berikutnya. Berita kesehatan ini anggaplah Nasihat buat Lansia.



Ejakulasi dini, bagaimana cara mengatasinya?
Apa sih Ejakulasi Dini?
Istilah ejakulasi dini mungkin tidak seterkenal disfungsi ereksi. Pria yang mengalami ejaku!asi

dini masih mampu mencapai ereksi dan melakukan "hubungan badan" walaupun ejakulasinya terlampau

cepat terjadi.

Prof Wimpie Pangkahila menjelaskan bahwa sebenarnya ada beberapa pengertian yang dianut oleh

para ahli mengenai ejakulasi dini, yaitu:

Batasan ejakulasi dini didasarkan pada waktu tertentu ketika terjadi ejakulasi.
Ejakulasi dini ditentukan oleh berapa kali seorang pria mampu melakukan gerakan ketika berhubungan sebelum terjadi ejakulasi.
Ejakulasi dini diartikan sebagai ketidakmampuan menahan ejakulasi sampai pasangannya mencapai
orgasme.Ejakulasi dini ditentukan oleh mampu tidaknya pria mengendalikan ejakulasi agar terjadi sesuai
dengan keinginannya.
Berdasarkan pengertian yang keempat, maka ejakulasi dini berarti ketidakmampuan mengontrol
ejakulasi sehingga terjadi dalam waktu singkat, yang tidak sesuai dengan keinginannya,  yang menandai
klimaks bagi pria. Tampaknya pengertian keempat yang kini lebih dapat diterima.. Kebanyakan dokter yang menangani ejakulasi dini mendefinisikan keadaan ini sebagai ejakulasi sebelum tercapainya kepuasan yang diharapkan dari kedua pasangan.

Definisi yang luas ini beragam dan bergantung dengan faktor spesifik terhadap pasangan yang
memiliki hubungan yang intim.
Ejakulasi dini sekali-sekali mungkin bukan merupakan suatu permasalahan, namun jika masalah ini
terjadi lebih 50% dari "hubungan" yang dilakukan, suatu pola disfungsi telah terjadi dimana
membutuhkan penanganan yang tepat.

Beberapa Penyebab Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini tidak datang dengan sendirinya pada pria, melainkan ada penyebabnya, diantaranya:
Penyebab psikis seperti stress berkepanjangan, kebiasaan ingin cepat selesai ketika melakukan
"hubungan"
Penyebab fisik terutama kurang berfungsinya serotonin yang berfungsi menghambat."
Gangguan kontrol saraf yang mengatur peristiwa ejakulasi juga diduga menjadi penyebab terjadinya
ejakulasi dini.?
Pria dengan disfungsi ereksi pada umumnya mengalami ejakulasi dini. Sebaliknya, pria dengan
ejakulasi dini pada akhirnya dapat mengalami disfungsi ereksi.
Ringan Beratnya Ejakulasi Dini
Ternyata ejakulasi dini berbeda-beda. Ejakulasi dini dapat dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan
tingkat keparahannya, yaitu: Ejakulasi dini ringan, Ejakulasi dini sedang, dan Ejakulasi dini berat.

Jenis Ejakulasi Dini



Apapun jenis ejakulasi dini yang dialami, baik pria maupun wanita akan merasa tidak puas karena
ejakulasi terjadi dalam waktu sangat singkat di luar kehendak sehingga "hubungan badan" harus berakhir.
Dampak ejakulasi dini

Mau berat atau ringan, yang pasti ejakulasi dini mengakibatkan "hubungan"  berlangsung
tidak harmonis. Pada ejakulasi dini, ketidakharmonisan bahkan disebabkan karena ketidakpuasan
pada kedua belah pihak. Pria yang mengalami ejakulasi dini merasa tidak puas karena hubungan
seksual berlangsung sangat singkat di luar kehendaknya.

Walaupun dapat mencapai orgasme, pria yang mengalami ejakulasi dini juga merasa sangat kecewa
karena tidak mampu memberikan "kepuasan"  kepada pasangannya. Apalagi kalau pasangannya
mengungkapkan kekecewaan dalam bentuk reaksi yang menyalahkan penderita.
Pria yang mengalami ejakulasi dini sering mengalami stres, tidak percaya diri, rendah diri, dan
malu terhadap pasangannya. Dalam waktu lama dapat terjadi disfungsi ereksi. Pasangannya tentu
kecewa, tidak puas, jengkel, marah, dan akhirnya mengalami disfungsi seksual seperti hilangnya
gairah..
Lebih jauh, reaksi yang muncul adalah perasaan takut atau khawatir setiap akan melakukan
hubungan.. Perasaan ini justru akan semakin memperburuk keadaan ejakulasi dini. Kalau
keadaan ini terus berlangsung, maka pada akhirnya pria itu dapat mengalami disfungsi ereksi.
Wanita yang mempunyai pasangan mengalami ejakulasi dini pada umumnya tidak dapat mencapai
orgasme karena hubungan badan segera berakhir. Kekecewaan yang muncul selanjutnya dapat
berubah menjadi kejengkelan disertai perasaan enggan setiap akan melakukan hubungan.
Akibat lebih jauh dapat berupa hilangnya dorongan dan dispareunia (rasa nyeri yang
terjadi saat bergaul).

Cara MENGATASI EJAKULASI DINI.

Therapy, yang dilakukan untuk mengontrol ejakulasi dilakukan dengan bantuan istri. Pada
dasarnya cara ini dilakukan melalui beberapa langkah.

Saya tidak tega untuk mengisi diblog ini anda bisa mengakses kesini

Source: onformula.com



PENDAPAT LAIN YANG PERLU DIPERTIMBANGKAN

Apa yang di maksud Ejakulasi Dini pada Pria
Apa yang di maksud Ejakulasi Dini pada Pria, baik terjadi pada kaum pria muda ataupun tua. Ok

kali ini kita akan membahas tentang ejakulasi dini yaitu ejakulasi yang terjadi terlalu cepat,

bisa jadi belum apa-apa sudah terjadi ejakulasi, nah loh masalah ini tentu saja sangat berbahaya

bagi kelangsungan hubungan harmonis anda dengan pasangan.

Kasus ini terjadi biasanya sebelum penetrasi.

Merasa tidak puas di ranjang, inilah yang akan di akibatkan jika terkena ejakulasi dini pada

pria. Anda tidak puas, pasangan anda tidak bahagia. Memang dalam biduk rumah tangga banyak hal-

hal yang bisa menjadi pemicu ketidak bahagiaan pasangan namun salah satu kasus yang sangat dan

sangat di yakini adalah tidak puas saat di ranjang.

Berikut Tanda-Tanda Ejakulasi Dini:
- Ejakulasi terjadi sebelum kedua pasangan menginginkannya, tidak bisa tahan lama ketika

berhubungan seks yang menyebabkan rasa kecewa dan stres pada anda dan pasangan.


ED Ejakulasi dini primer terjadi sejak seorang pertama kali melakukan "hubungan", misal pada

seks pada malam pertama. Namun sebaliknya, jika Anda pernah merasa puas

Anda dan tiba-tiba pada satu waktu Anda merasa menderita ejakulasi dini, maka dalam hal ini Anda

di kategorikan mengidap ejakulasi dini sekunder.

Penyebab-penyebab Ejakulasi dini:

- Faktor Fisik
Beberapa hal yang bersifat fisik dapat menyebabkan terjadinya ejakulasi dini pada pria, antara 

lain adanya perubahan pada kelenjar prostat, penyakit diabetes, gangguan pada saraf dan karena 

kegagalan dalam mengendalikan titik ejakulasi. Pengalaman di masa muda juga turut 

memberi andil terjadinya ejakulasi dini.

"Hubungan" yang terburu-buru dan pengalaman yang tidak menyenangkan akan memberi respon pada otak

untuk mempercepat proses ejakulasi. Faktor lingkungan juga berpengaruh terhadap cepatnya terjadi

ejakulasi.

- Faktor Non-Fisik
Selain penyebab fisik, faktor-faktor non fisik juga memberi andil terjadinya ejakulasi dini pada

pria. Misalnya, pasangan wanita sedang menderita sakit, tekanan kerja yang meningkat, masalah

keluarga yang belum terselesaikan, orientasi seksual yang salah, kurang pengalaman,

suasana rumah yang tidak mendukung ketika bercinta, kecemasan, perasaan takut gagal dan fantasi

yang berlebihan.

Ketakutan atau kegelisahan juga bisa menjadi penyebab ejakulasi dini. Beberapa contoh pikiran

yang membuat pria berejakulasi dini adalah perasaan resah tidak bisa memuaskan pasangannya atau

banyaknya pikiran tentang pekerjaan. Tekanan dari dalam inilah yang justru membuatnya orgasme

lebih awal. Istri yang terlalu bersemangat juga bisa menyebabkan pria mengalami ejakulasi atau

orgasme yang terlalu cepat. Demikian dua penyebab utama terjadinya ejakulasi dini. Setidaknya

ada 4 cara mengatasi ejakulasi dini yang bisa anda praktekkan. Penyembuhan total sebaiknya

melibatkan kedua belah pihak. Komunikasi dan mencari jalan keluar bersama adalah solusi untuk

menyembuhkan penyakit ejakulasi dini.


Dan Yang Ini:


Jakarta - Kaum pria yang gemar menenggak obat kuat sebagai 'bekal' berhubungan sebaiknya

mulai berpikir ulang. Produk-produk kejantanan tersebut disinyalir bisa menyebabkan gangguan

jantung, bahkan berujung pada kematian.

"Para pemakainya bisa terancam mati, bahkan sekali pakai," ujar seksolog dr Boyke Dian Nugraha

kepada detikcom, Senin (17/11/2008) malam.

Menurut pakar seks kawakan ini, sebagian besar pengguna obat kuat tidak tahu efek samping yang

ditimbulkan. "Mereka lebih sering dikasih tahu manfaatnya saja," kata Boyke.

Untuk itu ia mengimbau para produsen obat kuat agar membekali pengetahuan para konsumen dengan

efek samping yang ditimbulkan produknya. Hal ini dirasa penting sebagai langkah antisipasi efek

buruk penggunaan obat kuat tersebut.

Selain itu, seksolog yang sering muncul di layar kaca ini juga memberikan beberapa tips bagi

para pria agar bisa menghindari obat kuat namun tetap bisa memuaskan pasangannya.

"Tubuh kita harus bugar dan otak kita harus santai, karena otak adalah pusat segalanya termasuk ejakulasi," jelas Boyke.

Dia menyarankan kaum Adam untuk melakukan foreplay yang baik pada pasangannya agar cepat

mencapai orgasme. Menurutnya, kegagalan untuk memberi orgasme pada pasangan bisa menjadi salah

satu motivasi penggunaan obat kuat.

"Dengan foreplay yang cukup, lalu rangsang titik-titik sensitif pasangan kita. Nggak perlu pake

obat kuat," ujarnya santai. (mad/nrl)

Source : news.detik.com/









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts